Wujudkan Kota Depok Maju, Berbudaya dan Sejahtera, Diskominfo Fokus Implementasikan Satu Data

rakyatwaspada.id, Depok – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok mengadakan Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2022 secara virtual dan tatap muka di Depok City Operational Room (Decor) Gedung Balaikota, Kamis (18/02/2021).

Kegiatan dibuka secara virtual oleh Kepala Bappeda Widyati Riyandani mewakili Plh. Walikota Depok.

Adapun yang menjadi fokus adalah pencapaian visi dan misi Kota Depok yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera.

Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, mengacu pada visi dan misi Kota Depok yang telah disusun oleh Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Meningkatkan pembangunan infrastruktur berbasis teknologi, meningkatkan tata kelola Pemerintahan, dan pelayanan publik yang modern dan partisipatif.

“Implementasinya tentu dengan menargetkan sasaran yang akan dicapai pada misi pertama sasaran infrastruktur secara digital yang berkualitas, mudah diakses dan terintegrasi,” kata Sidik usai Forum Renja Perangkat Daerah Tahun 2022, kemarin (18/02/2021).

“Untuk mencapai itu, kita mengunakan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” tambahnya.

Menurut Sidik, terdapat tiga indikator yang ditetapkan untuk mencapai misi. Yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas kebijakan internal SPBE, peningkatan kualitas tata kelola SPBE, serta peningkatan kualitas pelayanan SPBE.

“Kita mengadopsi indeks SPBE yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB) dalam membuat indikator-indikator sasarannya,” katanya.

Selanjutnya, misi pertama ada kaitannya dengan misi kedua yaitu meningkatkan tata kelola Pemerintahan dan pelayanan publik yang modern dan partisipatif.

“Indikatornya indeks kepuasan masyarakat, kita melakukan survei untuk melihat seberapa besar respon masyarakat terhadap layanan yang dikeluarkan oleh Pemkot Depok,” lenjutnya.

Indikator sasaran berikutnya imbuh Sidik, adalah terwujudnya layanan satu data Kota Depok yang valid dan lengkap. Pada sasaran ini terdapat tiga hal yang menjadi prioritas yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas data, peningkatan informasi data yang terstruktur dan mudah diakses, serta peningkatan integrasi data.

“Tentunya upaya, inovasi, dan perbaikan sehingga masyarakat merasa puas ketika memanfaatkan layanan publik terasa ada,” pungkasnya. (adi).