Santri-Santri Kota Depok Percayakan Kiai Idris-Imam Pimpin Depok Dua Periode

rakyatwaspada.id, Depok – Dalam peringatan Hari Santri Nasional ini, mari bersama-sama berdoa agar Kota Depok semakin religius dan semakin mendapatkan curahan rahmat dari Allah SWT. Amin. Sebagai tonggak berdirinya Kota Santri di Kota Depok semakin Maju, Berbudaya dan Sejahtera.

Calon Walikota Depok, Mohammad Idris mengucapkan selamat Hari Santri Nasional. Menurutnya, santri adalah aset negara yang diharapkan bisa menjadi pemimpin bangsa dan negara.
“Di bawah asuhan para kiai di pondok-pondok pesantren, ini juga menjadi harapan agar santri bisa mengemban amanah hidup dan kehidupan demi jayanya bangsa dan negara yang kita cintai,” ungkapnya.

Terkait program untuk santri selama lima menjabat Walikota Depok periode 2016-2021, Idris mengutarakan telah melakukan pemberdayaan kepada santri secara kelembagaan.

“Diberdayakan melalui asosiasi atau persatuan pondok pesantren se-Kota Depok. Sedangkan secara kelembagaan khusus, yakni yayasan diberikan bantuan berupa hibah melalui pengajuan proposal untuk bisa memberdayakan para santri,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan pemberdayaan santri akan terus dilanjutkan apabila terpilih kembali menjadi Walikota Depok periode 2021-2026.
“Akan kita lanjutkan lagi nanti dengan Rapeda atau Perda Penyelenggaraan Kota Religius. Ini juga bisa menjadi payung hukum dalam upaya pemberdayaan atau menggeliatkan kegiatan santri-santri yang ada di pondok-pindok pesantren,” jelasnya.

Dengan Perda Penyelenggaraan Kota Religius, katanya lagi, juga bisa menjadi payung hukum pemberdayaan berupa belanja langsung.
“Ke depan, kita ingin menciptakan atau mewujudkan warga yang religius yang berbudaya berbasis kebhinekaan dan ketahanan keluarga. Santri dan pondok pesantren masuk dalam program ini,” tuturnya. 

Melihat begitu besar dukungan orang tuanya itu, Qonita Lutfiyah mengaku sangatlah bersyukur. Dia yakin, kontestasi pilkada tahun ini dapat dimenangkan pasangan Idris-Imam.

Sebagai seorang santri, Qonita mengaku yakin doa sang ayahanda akan terkabul. Hal itu tidak lepas dari pengetahuannya saat menjadi seorang pelajar.
“Ridha Allah SWT bergantung pada ridhanya orang tua, karena itu saya optimis doa abi saya terkabul, Paki Kiai Idris da Bang Imam pasti menang,” ujarnya.

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Depok mengakui, dirinya intens berkomunikasi dengan ayahnya terutama perihal politik yang ada di Kota Depok.
“Saya bilang ke abi tentang dukungan saya ke Kiai Idris dan Bang Imam. Alhamdulillah doa beliau selalu menyertai. Jadi, saya rasa feeling saya lancar, komunikasi tidak ada yang terhambat,” katanya.

Sebelumnya, dukungan kepada pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Mohammad Idris-Imam Budi Hartono terus mengalir. Dukungan datang dari Ikatan Keluarga Santri Depok (IKSD).

IKSD secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Idris-Imam di bilangan Pancoran Mas pada Sabtu, 5 September lalu. 

Roni Sondri selaku inisiator acara menjelaskan, deklarasi kepada pasangan Idris-Imam dilatarbelakangi background yang sama yakni sama-sama santri.

Roni menerangkan alasan mengapa pihaknya mendukung pasangan Idris-Imam pada Pilkada 9 Desember mendatang. Roni menyebut alasan utamanya adalah karena figur seorang Idris yang sama, yaitu santri. Dia berharap besar dibawah kepemimpinan Idris selanjutnya, nilai-nilai ke-santrian dapat dijadikan pemersatu umat.
“Pak Idris itu kiai, dari Gontor. Saya rasa kami IKSD Kota Depok sepakat mendukung beliau meneruskan perjuangannya memimpin kota ini periode mendatang,” kata Roni.

Roni menyebut, saat ini IKSD memiliki sekitar hampir seribu anggota, dimana didalamnya didominasi santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor, Jawa Timur.
“Dengan rata-rata telah berkeluarga, artinya telah dua kali lipat suara dukungan kepada Kiai Idris dan Bang Imam. Belum lagi kebanyakan memiliki ratusan santri,” tutur Roni.

Dengan banyaknya dukungan dari IKSD, Roni yakin pasangan Idris-Imam dapat memenangkan perhelatan Pilkada Kota Depok mendatang.

Roni berharap, jika Idris-Imam dipercaya maka perhatian kepada lembaga pendidikan religi lebih diperhatikan agar berkesinambungan dengan lembaga formal, khususnya yang berstatus negeri.

Kemudian Dukungan datang Komunitas Loyalis Muhammad Idris (KliMils) tentunya di huni oleh para Ustadz milenial jebolan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor, berkomitmen memberikan dukungan. Milenial Alumni Gontor anggotanya sudah menyatakan untuk memenangkan Kiai Idris dan Imam, sudah bergerak ke masyarakat. 

Sementara, Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono mengaku bersyukur pihaknya mendapat dukungan dari santri. Menurutnya, santri adalah orang yang paham agama, juga pembela negara sesungguhnya.

Karena, kata Imam, mereka tinggal dan mendapatkan pendidikan di pesantren, sehingga kenal betul tentang ajaran agama Islam.
“Sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia tidak lepas dari perjuangan para santri. Sehingga, banyak juga santri yang bergelar pahlawan,” bebernya. (adi).