Renja PD, Damkar Dan Penyelamatan Depok, Fokus Optimalkan Peningkatan Pelayanan

rakyatwaspada.id, Depok – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok menyiapkan program kegiatan dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD). Rencananya program kerja tersebut akan dilaksanakan di tahun 2022.

Acara Renja PD di gelar secara virtual dan tatap muka di Ruang Rapat Kantor Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Jumat (19/2/2021), kali ini hadir secara virtual Anggota DPRD, Bappeda narasumber, para kabid dan pemangku kepentingan di Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, sesuai visi misi Walikota Depok yaitu Maju, Berbudaya dan Sejahtera. Terwujudnya program peningkatan administrasi perkantoran, peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan kualitas sumber daya aparatur.

Kemudian ucap Gandara, peningkatan sistem pelaporan capaian kinerja keuangan, pembangunan dan pengembangan teknologi informatika, dan peningkatan kualitas perencanaan.

“Kami juga miliki program peningkatan kualitas penanggulangan bencana, dengan melakukan penyuluhan/mitigasi Damkar, pembentukan Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan (SKKL) di ruang lingkup RW Siaga,” ucap Gandara, Jumat (19/02/2021).

Selain itu, katanya, ada juga pengadaan kendaraan operasional Damkar dan Penanggulangan Bencana. Yaitu satu unit mobil tangga, dua unit mobil 1.000 liter, dan tiga unit mobil singlecabin.

Dikatakannya, tugas dan fungsi Dinas Damkar dan Penyelamatan, terkait Penanggulangan Bencana perlunya dukungan semua pihak, sebab bencana datangnya tidak bisa diprediksi, sehingga perlu antisipasi dini.

“Kebakaran dan Bencana lainnya datangnya tidak pernah janjian sebelumnya, sehingga kita perlu sekali dukungan dari seluruh stakeholder sehingga apabila terjadi bencana bisa segera tertangani dengan baik,” jelasnya.

Untuk peran pencegahan kebakaran, ucapnya, pihaknya terus melakukan sosialisasi mitigasi. Tidak ketinggalan sosialisasi ke pemiliki restoran, warga masyarakat, manajemen Rumah Sakit (RS), hingga pengelola hotel yang ada di Kota Depok.

“Stakeholder harus cermati dan memahami prosedur misalnya di tempatnya terjadi kebakaran atau korsleting listrik semoga bisa melakukan pemadaman ringan terlebih dahulu sebelum petugas kami datang ke lokasi,” tandasnya

Dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran terus berupaya menambah sarana dan prasarana pendukung sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Depok dalam hal pencegahan dan penanganan bahaya kebakaran dan bencana lainnya.(adi).