Pendapatan PBB dan BPHTB Tahun Ini Alami Kenaikan, Tetap Optimis Akan Capai Target

rakyatwaspada.id, Depok – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok di 2021, miliki tugas berat mengais pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ditarget Rp.356 miliar, targetnya sangat jauh dari tahun sebelumnya sejumlah Rp264.482.868.290.

Tak hanya PBB, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga ditarget naik jadi Rp.368 milar, sementara tahun sebelumnya Rp.328 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza menyebut, tahun ini memang ada kenaikan target PBB yang siginifikan.
“Jumlah target naiknya mencapai Rp.100 miliar lebih. Sebelumnya ada rencana di 2021 akan ada kenaikan dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebesar 30 persen,” kata Reza saat di temui rakyatwaspada.id, Jumat (19/2/2021) di ruang kerjanya.

Sesuai arahan pimpinan Reza, tahun ini masih pandemi Covid-19, akhirnya kenaikan dihapus kembali seperti tahun sebelumnya.
“Jadi Pemkot Depok tahun ini kembali menghapus denda pajak atau pemutihan seperti tahun sebelumnya,” ucap Reza.
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza.

Meskipun ada kenaikan, imbuh Reza, tetap yakin bisa mengejar target yang sudah ditetapkan. Apalagi, di tahun ini BKD juga memberlakukan pembayaran piutang BPHTB yang lama.

Maksudnya, begini sebelumnya yang hanya 10 tahun kebelakangan harus dibayarkan, namun si pemilik lahan atau bangunan, wajib membayarnya secara keseluruhan, karena kalau tidak dibayarkan jadi piutang yang mengendap apabila tidak yang membayarnya.
“BPHTB harus dibayarkan secara keseluruhan,” itu maksudnya.

Menurut Reza, di 2020 target PBB Rp.264.482.868.290 dari 626.320 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Selama setahun ternyata pihaknya berhasil merealisasikan Rp272.057.042.356 dari SPPT tertagih 404.135. Sementara target BPHTB di 2020 sebesar Rp328 miliar, yang berhasil direalisasikan Rp369.369.373.660. Di 2020 baik PBB maupun BPHTB, BKD berhasil melampaui target lebih dari 100 persen.

“Tahun ini kami ditarget PBB Rp.356 miliar dari 643.267 SPPT, meski berat kami bersama tim tetap optimis bisa mengejar target. Sebagai contohnya sampai Januari akhir 2021, PPB yang sudah tertagih sebesar Rp5.297.869.774 dari 14.073 SPPT. Sementara BPHTB sudah Rp17.315.715.998,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok Nina Suzana, mengapresiasi masyarakat yang sudah taat membayar pajak. Pendapatan dari pajak ini digunakan untuk memajukan pembangunan di Kota Depok.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pajak untuk pembangunan Kota Depok. Mudah-mudahan raihan sampai akhir tahun ini bisa terus meningkat,” pungkasnya. (adi).