Ketua Dekranasda Jabar, Kunjungi Stand Produk Kerajinan Depok Tak Perlu Di Puji Depok Emang Keren

rakyatwaspada.id, Badung – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar menilai para pelaku UMKM dapat mengambil peluang dari sektor kuliner dan kerajinan yang terbukti meski pandemi Covid-19 tetap hidup bahkan berkembang pesat.

Acara Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) 2021, di buka secara resmi oleh Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Lina Marlina Ruzhan,
Jumat (2/4/2021) di Trans Studio Mall, Kota Bandung Jawa Barat.

Di hari Sabtunya, Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil mengunjungi stand mengatakan, peluang ini tidak lepas dari gaya hidup masyarakat di tengah wabah virus Covid-19 yang cenderung berbelanja makanan secara daring.

Menurut Atalia, dalam kondisi apapun masyarakat membutuhkan makan sehingga industri kuliner tidak akan pernah mati.

“Makanan itu kebutuhan primer yang akan didahulukan dibanding kebutuhan yang lain,” ucap Atalia Praratya saat mengunjungi stan produk Kota Depok pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2021 di Selasar Atrium Trans Studio Mall, Bandung, Sabtu (03/04/2021).
“Dekranasda Jabar Nilai Prospek UMKM Kuliner, kerajinan yang kreatif dan inovatif akan Cerah,” untasnya.

Atalia menilai keunikan, ragam, dan keindahannya mendapatkan keistimewaan di kunjungi produk kerajinan Kota Depok yang di apresiasi dan pujiannya.

Atalia mengaku, sudah paham betul tentang hasil kerajinan Depok yang berada dalam naungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) dan Dekranasda Kota Depok ini.

“Hasil kerajinannya sangat beragam dan menarik perhatian. Produk kerajinan Depok cukup banyak, variatif dan keren,” ungkapnya.

Atalia yang baru saja kerkunjung ke Kota Depok dalam acara pelantikan Mabicab gerakan Pramuka itu berpesan, kepada seluruh pengerajin atau crafter Kota Depok untuk selalu meningkatkan produktivitas dan inovasi.

“Saya mengajak warga dukung terus program bela beli produk lokal, bagi pelaku usaha kreatif lokal untuk bangkitkan ekonomi masyarakat di tengah wabah virus Covid-19 yang belum juga berakhir,” tutupnya. (adi).